Melatih Suatu Paragraf
By:
Greg Herrick Th.M., Ph.D.
1B. Yosua 1:1-9
1C. Suatu Latihan
2C. Yosua 1:1-9 (NIV)
1 Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati,
berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian:
2 “Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang,
seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini,
menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang
Israel itu. 3 Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak
kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada
Musa. 4 Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah
sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah
orang Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam,
semuanya itu akan menjadi daerahmu. 5 Seorangpun tidak akan
dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku
menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak
akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. 6
Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan
memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan
bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.
7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan
sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh
hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa;
janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau
beruntung, ke manapun engkau pergi. 8 Janganlah engkau lupa
memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan
malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang
tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan
berhasil dan engkau akan beruntung. 9 Bukankah telah
Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah
kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke
manapun engkau pergi.”
3C. Baca Paragraf Berulangkali
Yosua 1:1-9 muncul saat Ulangan 34 berakhir (saat
kematian Musa). Yosua 1:10-15 menulis tentang Yosua mempersiapkan
orang-orang dan 1:16-18 menulis janji setia orang banyak pada
Yosua dan Tuhan. Sisa kitab ini menulis penaklukan Kanaan,
pembagian tanah dan memberikannya pada suku-suku Israel. Maka dari
itu konteks sejarah dari paragraph adalah kematian Musa, pemimpin
Israel, dan merebut tanah perjanjian.
Dalam membaca Yosua 1:1-9 berulang kali, kita
perhatikan bahwa paragraph dimulai dengan kematian Musa dan
berakhir dengan perintah Tuhan pada Yosua untuk tidak takut tapi
percaya bahwa Tuhan besertanya kemanapun dia pergi. Maka dari itu
suasana ketegangan, ketakutan dan kekuatiran bagian dari Yosua.
Bagaimanapun dia tidak pernah memimpin suatu bangsa!
Kita juga memperhatikan bahwa paragraph itu
bisa dibagi lagi kedalam 2 bagian. Bagian 1:1-5 penekanannya pada
janji Tuhan pada bangsa itu untuk mewarisi tanah. Bagian 1:6-9
penekanannya pada janji Tuhan pada Yosua untuk menyertainya dan
memberikan keberhasilan dan tanggung jawab Yosua adalah takut dan
taat pada hukum Tuhan.
Paragraf sepertinya berpusat pada seseorang,
Yosua(dan Israel) dan tempat, tanah perjanjian. Hal ini disatukan
menjadi Yosua adalah orang pilihan Tuhan untuk memimpin Israel
ketanah perjanjian.
Suasana penting dalam paragraph; berulangkali
Yosua diperintahkan untuk tidak takut, tapi taat. Gambaran ini
seperti memerintahkan orang yang rendah melakukan suatu tugas
besar. Dalam hal ini, Tuhan yang superior berjanji menyertai
pemimpin sepanjang jalan. Ekspresi “jadilah kuat dan berani”
muncul diseluruh paragraph. Ada titik berat pada keberhasilan
dalam penyertaan Tuhan dan ketaatan Yosua.
4C. Meringkas Paragraf
Sering setelah membaca paragraph berulangkali,
akan sangat menolong menuliskan beberapa pilihan subjek dan
menghapusnya sewaktu kita memeriksanya. Sebagai contoh, seseorang
mengatakan bahwa subjek paragraph adalah kematian Musa. Memang
disebutkan 2 kali (v. 1, 2) dan dirinya disebutkan banyak kali.
Maka dari itu banyak sekali hal yang berhubungan dengan Musa dalam
paragraph. Tapi itu bukan masalahnya; walaupun banyak hubungannya
dengan kematian Musa, banyak hal dihubungkan dengan Musa tidak
dalam kematiannya, dan tidak secara langsung berhubungan dengan
Musa; sangat sulit mengatakan perintah Tuhan pada Yosua dibawah
judul : “kematian Musa” Kematian Musa penting untuk mengerti
perkatan Tuhan, tapi paragraph ini tidak tentang kematian Musa.
Seorang mungkin mengatakan bahwa subjeknya adalah tanah
perjanjian. Sekali lagi, banyak hal dalam paragraph berhubungan
dengan itu, tapi tidak cukup kuat untuk mengatakan hal itu.
Sekarang mungkin kita bisa menawarkan subjek yang diterima umum
yaitu “Perintah Tuhan kepada Yosua dalam konteks kematian Musa”
atau “perintah Tuhan pada Yosua untuk memimpin Israel ketanah
perjanjian…” Subjek dan tambahannya disatukan mungkin menjadi:
“Tuhan memerintahkan Yosua dalam konteks kematian Musa, meliputi
masuk ketanah perjanjian dengan kehadiran pernyertaan Tuhan dengan
tangung jawab ketaatan Yosua terhadap hukum Tuhan.”
Tidak ada satu jawaban paling tepat, pasti ada
yang lebih baik dari yang lain. Kita akan kembali lagi ke
subjek/predikat nanti. Sekarang kita ketahap berikut.
5C. Melihat Referensi Silang
Sebagian besar Alkitab mendaftarkan referensi
silang untuk dilihat hubungannya. Contohnya, NIV study Bible
menuliskan ayat silang untuk Yosua 1:1: Ex 14:31; Dt 34:5; Rev 15:3;
Ex 17:9. Saat kita membaca ayat itu, kita menyadari bahwa judul
“pelayan Tuhan” ditujukan pada Musa, suatu gelar kehormatan. Dia
dianggap oleh orang banyak sebagai pilihan Tuhan dimana mereka bisa
meletakan kepercayaan mereka (Ex 14:31). Pertanyaan yang muncul
dalam pikiran Yosua adalah ketika Tuhan menyebutkan Musa sebagai
“pelayanNya” bisakah saya menjalankan panggilannya? Musa sudah mati,
saya dipanggil untuk melakukan hal besar ini. Bisakah saya
melakukannya?”
Mungkin dalam Yosua 1:1-9, Yosua merasa tidak
nyaman dan takut kalau dia tidak bisa menjalankan kehendak Tuhan,
karena dia melihat temannya, “pelayan Tuhan” yang besar Musa, gagal
dalam hal ini. Musa tidak diijinkan masuk memimpin Israel ketanah
perjanjia karena dia melanggar perintah Tuhan; karena kemarahannya
dia mengetuk batu 2 kali berlawanan dengan perintah Tuhan (Num
20:1-13).
Maka dari itu petunjuk Musa sebagai “pelayan
Tuhan” dalam ayat 1 dan 2 mengingatkan Yosua tentang keistimewaan
dan tanggung jawab yang dia miliki sekarang sebagai pemimpin Israel.
Saat kita melihat Ex 17:9 kita menyadari bahwa Tuhan telah
mempersiapkan dia dengan pelatihan sebagai prajurit dan pemimpin
perang.13
Lebih jauh, dia tidak takut, tapi taat dan Tuhan memberikan
kemenangan.
Sekarang pembaca didorong untuk melihat
referensi silang dan membandingkannya dengan Yosua 1:1-9. Pandangan
baru apa yang anda dapatkan dalam Yosua 1? Dengan melihat referensi,
anda akan melihat focus pada tanah perjanjian dan hubungan dengan
Abraham dan perjanjian Tuhan dengannya. Anda juga melihat bagaimana
Tuhan bekerja dengan orang besar lain dan ingin berkarya dalam hidup
anda juga. Tuhan tidak memberikan Palestina pada gereja; dia
memberikan dunia dan semesta. Kita memuji dia dalam kebenaran dan
menjangkau mereka yang belum mengenal Dia. Seperti Yosua dan Israel
mendapat perintah, demikian juga kita (Matt 28:19-20). Kabar baiknya
adalah dikedua hal ini Tuhannya sama.
6C. Melihat Kembali Ringkasan Anda
Setelah membaca semua referensi silang,
sekarang waktunya kembali keringkasan paragraph asli anda. Apakah
anda perlu merubahnya? Mungki tidak. Seringkali melihat bagian
ALkitab lain memberikan kita pengertian lebih mendalam tentang
pernyataan tertentu dalam pembahasan kita, tapi tidak mengubah
pengertian maksud keseluruhan bagian kita.
7C. Periksa Ringkasan Anda: Apakah Setiap Ayat Sesuai?
Orang sering bertanya, “bagaimana saya bisa
tahu tafsiran saya benar?” mungkin ada satu tafsiran yang paling
benar dalam satu bagian – yang tepat – sering sulit untuk menilai
berbagai tafsiran. Maka dari itu, lebih baik melihat tafsiran baik
atau tidaknya dari data yang ada. Salahs atu cara menilai beberapa
tafsiran dalam sebuah paragraph adalah memeriksa setiap ayat dalam
paragraph kita dengan subjek – predika kita untuk melihat apakah
semuanya sesuai. Ini tidak berarti bahwa setiap detil ayat subjek
– tambahan itu tapi tidak ada pernyataan dalam subjek - tambahan
yang bertentangan dengan ayat, secara langsung atau tidak.
Kita menyatakan kalau subjek Yosua 1:1-9
adalah: “perintah Tuhan pada Yosua dalam konteks kematian Musa,”
dan tambahannya adalah: “meliputi masuk ketanah perjanjian dengan
janji penyertaan Tuhan dan tanggung jawab Yosua taat pada hukum
Tuhan.” Saat saya membaca ayat dalam Yosua ini terlihat semua ayat
terwakili dalam pernyataan subjek – tambahan dan subjeknya benar.
Sebagai contoh, hal yang tidak disebutkan, seperti “meditasi” dan
“perbatasan tanah pernjanjian” dimengerti sebagai bagian dari
kalimat “taat pada hukum Tuhan” dan “tanah perjanjian”. Juga, cara
saya mengungkapkan itu bukan satu-satunya cara mutlak dalam
mengungkapkan hal itu. Tapi apapun caranya, yang diambil dari
teks, harus terbuka terhadap revisi dan koreksi.
Satu pemikiran yang hilang dalam ringkasan ini
dan yang penting bagi paragraph adalah kesuksesan Yosua.
Kesuksesannya datang dari ketaatannya pada hukum Tuhan, dan
mungkin harus disebutkan secara eksplisit. Kita mungkin
menginginkan “masuk tanah pernjanjian” bagian dari subjek bukan
tambahan. Maka dari itu kita mungkin merevisi subjek – tambahan
sbb: “Perintah Tuhan pada Yosua – setelah kematian Musa – untuk
memimpin bangsa Israel ketanah perjanjian (subjek), akan berhasil
jika Yosua tidak takut, tapi tetap kuat dan berani dengan
kesadaran penyertaan Tuhan dan jika dia taat pada hukum Tuhan
(tambahan).
8C. Pilih Satu Ayat/Kata yang Berbicara Pada Anda
Mungkin ayat yang merangkum respon seharusnya
dari Yosua dalam vv. 8-9. Bagian ini berbicara banyak pada saya
bagi hidup dan pelayanan saya.
9C. Renungkan dan Doakan
Renungkan ayat ini bagi hidup anda, saat anda
sudah mengerti itu dalam konteks aslinya. Apa kata Tuhan pada anda
tentang komitmen anda terhadap FirmanNya? Ketaatan? Dan perilaku
dalam melakukan kehendakNya? Apa yang diajarkan bagian ini kepada
kita mengenai perintah menjangkau orang yang hilang, dalam
keluarga dengan cara yang memuliakan Tuhan dan FirmanNya, dan
perilaku saya dalam bekerja?
2B. Mazmur 1
1 Berbahagialah orang yang tidak
berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan
orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang
merenungkan Taurat itu siang dan malam. 3 Ia seperti pohon,
yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada
musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya
berhasil. 4 Bukan demikian orang fasik: mereka seperti
sekam yang ditiupkan angin. 5 Sebab itu orang fasik tidak
akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam
perkumpulan orang benar; 6 sebab TUHAN mengenal jalan orang
benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan
3B. Yesaya 55:1-13
1 Ayo, hai semua orang yang haus,
marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang,
marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga
anggur dan susu tanpa bayaran! 2 Mengapakah kamu belanjakan
uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk
sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan
memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling
lezat. 3 Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku;
dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian
abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan
kepada Daud. 4 Sesungguhnya, Aku telah menetapkan dia
menjadi saksi bagi bangsa-bangsa, menjadi seorang raja dan
pemerintah bagi suku-suku bangsa; 5 sesungguhnya, engkau
akan memanggil bangsa yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak
mengenal engkau akan berlari kepadamu, oleh karena TUHAN, Allahmu,
dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang mengagungkan engkau.
6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah
kepada-Nya selama Ia dekat! 7 Baiklah orang fasik
meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya;
baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan
kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.
8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu
bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. 9 Seperti
tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari
jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. 10 Sebab seperti
hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ,
melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan
tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada
orang yang mau makan, 11 demikianlah firman-Ku yang keluar
dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia,
tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan
berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. 12 Sungguh,
kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan
damai; gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira dan
bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan
bertepuk tangan. 13 Sebagai ganti semak duri akan tumbuh
pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad,
dan itu akan terjadi sebagai kemasyhuran bagi TUHAN, sebagai tanda
abadi yang tidak akan lenyap.
4B. Efesus 2:1-10
1 Kamu dahulu sudah mati karena
pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. 2 Kamu hidup di
dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu
mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang
bekerja di antara orang-orang durhaka. 3 Sebenarnya dahulu
kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di
dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran
kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus
dimurkai, sama seperti mereka yang lain. 4 Tetapi Allah
yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang
dilimpahkan-Nya kepada kita, 5 telah menghidupkan kita
bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh
kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan--
6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga
dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, 7
supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita
kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan
kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. 8 Sebab
karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil
usahamu, tetapi pemberian Allah, 9 itu bukan hasil
pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. 10
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk
melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia
mau, supaya kita hidup di dalamnya.
5B. Wahyu 4
1 Kemudian dari pada itu aku melihat:
Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu
yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala,
katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa
yang harus terjadi sesudah ini. 2 Segera aku dikuasai oleh
Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta
itu duduk Seorang. 3 Dan Dia yang duduk di takhta itu
nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu
pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud
rupanya. 4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat
takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua,
yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka. 5
Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu,
dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh
Roh Allah. 6 Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca
bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya
ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di
sebelah belakang. 7 Adapun makhluk yang pertama sama
seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan
makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan
makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang
terbang. 8 Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap
enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan
dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam:
“Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah
ada dan yang ada dan yang akan datang.” 9 Dan setiap kali
makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan
ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang
hidup sampai selama-lamanya, 10 maka tersungkurlah kedua
puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta
itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya.
Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil
berkata: 11 “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima
puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan
segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan
diciptakan.”
TUGAS-TUGAS
YANG ANDA HARUS KERJAKAN
LAPORAN
BACA
- buatlah tanggapan kritis atas materi yang anda baca
- kirimkan laporan anda dengan e-mail ke
tu@sttak.net
- Laporan ini dikirimkan setelah selesai mempelajari
semua pelajaran
- silahkan Download bukunya dalam format microsoft word.
Klik disini:
Bagaimana mengajar Alkitab
PAPER
Buatlah paper dengan judul yang sesuai pelajaran ini.
Minimal 5 halaman, memakai footnote.
Paper dikumpulkan setelah anda selesai mempelajari semua
Bab pelajaran ini. Kirimkanlah paper anda ke
tu@sttak.net
Paper anda akan kami hosting di website: Kursus
Teologia Online
UJIAN
Anda akan diberikan pertanyaan secara Online untuk
ujiannya melalui email, setelah anda mengirimkan laporan baca dan paper
SERTIFIKAT
Jika anda ingin sertifikat, Kami akan mengirimkan
sertifikat ke email anda.
13 Note: Yosua was also Moses’ aide and learned much about
relating to God and God’s people from being with him.