Kedudukan Alkitab dalam Kehidupan Orang Kristen
By:
Greg Herrick Th.M., Ph.D.
Tujuan dari bagian ini adalah memperlihatkan
kedudukan Alkitab dalam kehidupan umat Tuhan yang terdapat di PB
dan PL (perkataan wahyu yang diberikan bagi kita dalam Alkitab).
Kita akan melihat wahyu Tuhan sebenarnya dimaksudkan untuk membentuk
semua aspek diri mereka.
1B. Teladan Umat Tuhan dalam PL
1C. Pembentukan Mereka dari Firman Tuhan
1D. Kejadian 12:1-3
Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah
dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini
ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
2 “Aku akan membuat engkau
menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat
namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
3 Aku akan memberkati orang-orang
yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk
engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”
2D. Kesimpulan
Dua belas pasal pertama dari Kejadian menulis
tentang penciptaan dan kejatuhan manusia (1-3), kejahatannya dan
penghakiman melalui air bah (6-9) dan pemberontakan besar-besaran
dalam peristiwa menara Babel (10-11:9). Sangat jelas bahwa cerita
yang menggambarkan pemanggilan Abraham diletakan setelah
tercerai-berainya bangsa-bangsa dalam 11:1-10. Letak tulisan yang
seperti itu menekankan anugrah Tuhan yang luar biasa, walaupun kita
tidak mencari dia, dia yang mencari kita. Dia menolong ditengah
penghakiman dan menghancurkan manusia yang memuja berhala (cf. Yosua
24:3, 15). Dia memanggil Abraham dan memberikannya janji yang besar
dan berharga—janji yang berkaitan dengan seluruh dunia, pembentukan
bangsa Israel dimana dari mereka Mesias akan datang (Gen 49:10), dan
semua sejarah manusia.1
Dengan ini, seperti dalam Kejadian 1-2, Tuhan membawa kenyataan baru
dan tidak hanya membentuk kehidupan Abraham, tapi juga arah sejarah
umat manusia.
Tujuan saya adalah berkenan berbicara
pengampunan dalam kegelapan kita, kalau tidak kita akan hilang
selamanya. Seperti kita membutuhkan FirmanNya sebelum kejatuhan (Gen
1:28-30; 2:15-16, 3:8), kita juga sangat membutuhkan FirmanNya
setelah kejatuhan. Wahyu yang diberikan kepada Abraham ditulis untuk
keuntungan dan petunjuk bagi kita (Rom 15:4; 2 Tim 3:16-17). Itu
menjadi pusat harapan para orang suci dalam PL dan dipakai sebagai
Firman Tuhan untuk memelihara jiwa ratusan generasi berikutnya dari
bangsa Israel (Deut 1:8; 34:4; 1 Chron 16:16; .Mazmur 105:9; Matt
1:1, 17; 3:9). Itu merupakan dasar bagi harapan datangnya
Juruselamat bagi bangsa Israel (e.g. Lukas 1:46-56) dan misi gereja
Yahudi yang pertama kepada orang non-Yahudi (Kisah 1:8; 3:25). Itu
dibuat untuk membentuk iman dan kehidupan kita.
2C. Identitas dan Misi Mereka Diperoleh dari Firman Tuhan
19:5 Jadi sekarang, jika kamu
sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada
perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri
dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.
19:6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan
imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus
kaukatakan kepada orang Israel.”
11 Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku
di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu. 12
Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi
Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.
3D. Yesaya 49:6 (Yesaya 11:10)
"Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi
hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan
orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat
engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang
dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”2
Firman Tuhan tidak hanya melahirkan bangsa
Israel – yaitu bangsa yang ada karena janji anugrah Allah – tapi
juga membentuk identitas dan misi bangsa. Tuhan tidak hanya
memanggil mereka dengan FirmanNya tapi juga membentuk mereka.
Seperti yang dikatakan dalam Keluaran 19:5 mereka menghormati
identitas baru mereka sebagai Milik kesayangan Tuhan. Ini menjadi
keistimewaan dan sukacita mereka, karena seluruh dunia adalah milik
Tuhan. Imamat 26:11-12 juga berbicara mengenai keistimewaan mereka;
mereka adalah bangsa dimana Tuhan berdiam dengan cara yang istimewa:
Dia berjalan diantara mereka dan mereka menyebut diri mereka
uamtNya.3
Mereka bukan lagi budak Ibrani dibawah perbudakan orang Mesir, tapi
sekarang mereka bebas dan bisa berjalan dibawah Yahweh sebagai
pembebas mereka (Lev 26:13). Dengan demikian kesadaran dan identitas
bangsa mereka- yaitu siapa mereka dan apa yang mereka pikir tentang
diri mereka – dibentuk oleh Firman Tuhan sampai akhirnya.
Disampaing keistimewaan yang diberikan Tuhan
dalam rencanaNya menyelamatkan dunia, mereka juga memiliki tanggung
jawab. Orang Israel yang mengenal Tuhan akan menjadi imamat rajani
dan umat pilihan Allah. Istilah pertama menunjuk pada pelayanan
mereka dalam dunia yang tidak peduli akan Tuhan dan jalanNya, dan
yang kedua menunjuk pada karakter yang baik dan murni yang mereka
tiru dari Tuhan. Mereka bertindak seperti Dia bertindak, mentaati
perintahNya yang dikatakan kepada Musa dan para nabi (Lev 26; Deut
28-30).4
Mereka dipilih dengan alasan, dan melalui Firman Tuhan mereka
menjadi mengerti identitas dan misi mereka yang baru yang menjadi
alasan mereka dipanggil.
3C. Berkat Materi dan Rohani Mereka Berasal dari Firman Tuhan
Asal mula bangsa ini bisa ditemukan dalam
Firman Tuhan. Mereka mengerti indentitas dan misi mereka dari
Firman Tuhan. Mereka juga mengerti hubungan mereka dengan Tuhan
melalui FirmanNya yang menjadi berkat bagi yang taat dan kutuk
bagi yang tidak taat.
44 Lalu datanglah Musa bersama-sama
dengan Yosua bin Nun dan menyampaikan ke telinga bangsa itu segala
perkataan nyanyian tadi.
45 Setelah Musa selesai menyampaikan
segala perkataan itu kepada seluruh orang Israel,
46 berkatalah ia kepada mereka:
"Perhatikanlah segala perkataan yang kuperingatkan kepadamu pada
hari ini, supaya kamu memerintahkannya kepada anak-anakmu untuk
melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini.
47Sebab perkataan ini bukanlah
perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan
ini akan lanjut umurmu di tanah, ke mana kamu pergi, menyeberangi
sungai Yordan untuk mendudukinya."
8 Janganlah engkau lupa memperkatakan
kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya
engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di
dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan
engkau akan beruntung.
Tetapi kepada orang inilah Aku memandang: kepada
orang yang tertindas dan patah semangatnya dan yang gentar kepada
firman-Ku.
Bangsa Israel diberikan tugas untuk taat pada
Yahweh, memujiNya dengan benar, menjadi teladan bagi bangsa-bangsa,
dan menduduki tanah perjanjian, tapi dia hanya bisa memenuhi
panggilannya kalau generasinya yang sekarang dan yang akan datang
mengenal dan taat pada Firman Tuhan yang diberikan melalui Musa (cf.
Exod 4:12-16). Firman Tuhan yang ditaati dan dimengerti dengan iman
membawa bangsa Israel memduduki tanah perjanjian. Ketika mereka
tidak taat seperti dalam hari sabat dan larangan menyembah berhala
mereka dibuang ke Asiria dan Babilon. Singkatnya, kita harus
memperhatikan hal ini baik-baik seperti kata Musa bahwa janji Tuhan
akan menjadi berkat bagi yang taat dan kutuk bagi yang tidak taat
tidak hanya kata yang kosong untuk bangsa Israel; Itulah hidup
mereka. Yesaya berkata bahwa Tuhan memperhatikan orang yang rendah
hati dan gentar pada FirmanNya! Kita bertanggung jawab untuk taat
pada FirmanNya, dengan membaca dan merenungkannya, dan Tuhan
bertanggung jawab untuk memberkati. Kehidupan sehari-hari bangsa
Israel diatur oleh ketaatannya pada Firman Tuhan. Demikian juga
dengan kita.
4C. Mereka Mengerti Tujuannya dari Firman Tuhan
12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang
memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau,
dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
2D. Yesaya 2; 11; Micah 4; Matt 8:11
3D. Kesimpulan
Kejadian 12 menunjukan tujuan bangsa Israel yang
mencakup berkat bagi seluruh dunia. Bagian Alkitab diYesaya, Micah,
and Matius menunjukan bahwa bangsa Israel menantikan curahan berkat
yang belum pernah terjadi dalam sejarah dunia (melalui Juruselamat
mereka). Maksdunya adalah kalau mereka tidak pernah meluangkan waktu
mengerti Firman yang dinyatakan Tuhan maka mereka tidak akan bisa
mengerti semua yang Dia kehendaki untuk mereka.
2B. Teladan dari Tuhan Yesus
Yesus Kristus merupakan contoh terbaik dalam
Alkitab yang menjalani hidupnya sesuai dan mengajar Firman Tuhan.
Karena Dia tidak memiliki Alkitab, Dia mengenali suara Tuhan dalam
kata-kata Musa dan dalam para nabi dan Dia dengan benar
memperhatikan apa yang dituliskan. Dia juga mengajar yang lain.
Mari kita lihat.
1C. Dalam KehidupanNya
1D. Matius dan “Formula Pemenuhan”
Kelahiran dari anak dara (1:22; Yesaya 7:14),
Yesus keluar dari Mesir (2:15; Hosea 11:1), Herodes mencoba membunuh
Yesus (2:17; Jer 31:15), Yesus kembali keNazaret (2:23; prophets)
dan perpindahan mendadak keKapernaum (4:14; Isa 9:1-2), pelayanan
penyembuhan (8:17; Isa 53:4), pelayanan terhadap orang non-yahudi
(12:17; Isa 42:1-4), mengajar dengan perumpamaan (13:35; Mazmur
78:2), perjalanan kemenangan (21:4; Zech 9:9), penghianatan sampai
penyaliban (26:56; prophets), dan masalah 30 uang perak
(27:9; cf. Zech 12:11-12; Jer 18:1-4; 19:1-3) semua digambarkan oleh
Matius sebagai pemenuhan nubuat PL. Sepertinya seluruh kehidupan
Yesus sudah diketahui dalam PL sesuai dengan Firman Tuhan.
2D. Yesus sebagai “The Son of Man”
1E. Daniel 7:13-14
7:13 “Aku terus melihat dalam
penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari
langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang
Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.
7:14 Lalu diberikan kepadanya
kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka
orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi
kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak
akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan
musnah.
2E. Mark 8:31; 9:31; 10:33
8:31 Kemudian mulailah Yesus
mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung
banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala
dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari
.
3E. Matius 24:30
Pada waktu itu akan tampak tanda Anak
Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan
mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di
langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya
4E. Kesimpulan
Yesus memiliki banyak gelar (cf. Yohanes 1),
tapi secara khusus Dia menggunakan “Anak Manusia” Kata itu hanya
digunakan oleh Yesus sendiri dan belum pernah oleh orang lain
dalam gereja mula-mula (seperti yang ditulis dalam Kisah dan
surat-surat) untuk menyebut namaNya (cf. Kisah 7:56). Tandanya
datang dari Daniel 7:13-14 dan digunakan secara terbatas
diantara orang Yahuni pada masa Yesus (cf. 1 Enoch; 4 Ezra).
Inilah alasan mengapa Dia memilih ini daripada “Christos”
(Messiah) yang mengandung banyak arti politik. Yesus bisa
menggabungkan baik motif pelayan yang menderita seperti dalam
Yesaya (Isa 53) dan keagungan dalam Daniel 7:13-14. Dengan cara
ini dia bisa menangkap baik kedatanganNya yang sekarang (Mark
8:31) juga kedatanganNya yang kedua kali dalam satu petunjuk
(Matt 24:30).5
Maksudnya bagi kita adalah Dia melihat Firman untuk mengerti
identitas dan misiNya.
2C. PelayananNya
1D. Pandangan Kristen Terhadap Alkitab6
1E. Yohanes 10:34-35
10:34 Kata Yesus kepada mereka:
"Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah
berfirman: Kamu adalah allah?
10:35 Jikalau mereka, kepada siapa
firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak
dapat dibatalkan -
2E. Kesimpulan
Apa yang ingin Yesus maksudkan melalui
Mazmur 82:6 adalah bahwa jika Tuhan menunjuk mahluk lain atau
malaikat sebagai “allah”, kenapa orang Yahudi menuduhNya
menghujat kalau Dia menyatakan diri sebagai Anak Allah sebab
Firman tidak bisa salah. Dia pergi dari Bapa, dikirim kedunia
dan menjalankan hubungan yang khusus pada Bapa. Apa yang
dimaksud disini adalah untuk mengenali dan menghargai pandangan
Yesus yang sangat menghormati kebenaran Alkitab. Bagi Dia itu
tidak bisa “dihancurkan”
2D. Tujuan PelayananNya
1E. Matius 5:17-20
5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa
Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi.
Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk
menggenapinya.
5:18 Karena Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota
atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat,
sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan
salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil,
dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki
tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa
yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum
Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan
Sorga.
5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika
hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan
ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak
akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga
2E. Kesimpulan
Ada banyak pertanyaan menarik seputar
interpretasi bagian Alkitab ini tentang seluruh pelayanan
Yesusdan hubungan PL dan PB. Kita tidak bisa menjelaskan semua
pertanyaan itu disini, tapi mungkin cara terbaik menghargai ayat
ini adalah sbb: (1) Ay. 17 menunjuk pada pengajaran dan kehendak
Yesus yang memenuhi hukum taurat dan para nabi dimana “hukum
taurat dan para nabi” dilihat dari kemampuan mereka melihat
kedepan. Yesus memenuhinya sebagai Mesias yang dimaksud.
Keseluruhan bagian Alkitab ini diwarnai oleh penggunaan kata
“pemenuhan” yang memiliki hubungan eskatologi dan kerajaan yang
penting dalam Matius7;
(2) Ay. 18 memperlihatkan masalah lain. Sepertinya memperbesar
apa yang dikatakan Yesus dalam Ay. 17 dan menunjukan pada Matius
bahwa hukum yang diinterpretasikan dan dipenuhi oleh Yesus akan
tetap berdampak selamanya; (3) v. 19 menunjuk pada perintah
hukum taurat dan para nabi dalam PL yang diinterpretasi serta
dilakukan oleh Yesus, dan (4) Ay. 20 menunjuk pada tuntutan
sempurna dari hukum taurat, sebagai contoh, dalam 5:21-48.
Untuk kita, kita memperhatikan pandangan
Kristus yang sangat menghargai Firman Tuhan dalam bagian Alkitab
ini. Dia menghargai seluruh pelayananNya dengan Firman Tuhan
dalam PL dan memenuhinya. Dengan ini Dia konsisten bersama
dengan orang suci dalam PL yang juga sangat menghargai Firman
Tuhan.
3D. Pembelaan Terhadap PelayananNya
1E. Yohanes 5:37-40
5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah
yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar
suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,
5:38 dan firman-Nya tidak menetap di
dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang
diutus-Nya.
5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab
Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup
yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi
kesaksian tentang Aku,
5:40 namun kamu tidak mau datang
kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu
2E. Kesimpulan
Yohanes 5:31-47 terlihat seperti gambaran
penghakiman dari PL seperti dalam Yesaya 43:8-13. Yesus
memberikan beberapa pembelaan terhadap pernyataanNya. Termasuk:
(1) pengakuan dari Bapa (vv. 32, 37) yang meneguhkan kesaksian
ini: (2) Yohanes the Baptist (vv. 33-35); (3) karya Yesus yang
diberikan Bapa untuk diselesaikan (v. 36); (4) Alkitab (vv.
37-40), dan Musa sendiri (vv. 45-47). Sekali lagi Yesus
mengatakan bahwa hidup dan pelayananNya ada dalam Alkitab dan
Alkitab menunjuk pada Dia serta mereka yang membacanya dengan
benar akan datang padaNya supaya hidup. Bagi Yesus, membaca
Alkitab untuk bisa mengenal Dia sangat penting dalam kehidupan
orang Kristen.
4D. Dasar Ajaran Rohani dan EtikaNya:: Shema dari PL
1E. Mark 12:29-31
12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang
terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita,
Tuhan itu esa.
12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu,
dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan
segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
12:31 Dan hukum yang kedua ialah:
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada
hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
2E. Kesimpulan
Dasar pengajaran etika Yesus datang dari PL,
dimengerti dan dijelaskan oleh Dia. Menjawab pertanyaan guru
hukum taurat, Yesus memberikan 2 perintah tidak hanya satu.
Perintah ini datang dari Ulangan 6:4-5 dan Imamat 19:18. Dikenal
bersama dengan Bilangan 13:37-41 sebagai Shema dalam liturgy
Ibrani. Shema adalah arti penting dari “mendengar” orang Ibrani
dan nama itu diambil dari kata pertama dalam Ulangan 6:4. Sekali
lagi, Yesus mengerti hidup kita dibimbing oleh hal yang ada
dalam PL ini.
3C. Pencobaan dan Peperangan RohaniNya
4:1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang
gurun untuk dicobai Iblis.
4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari
dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.
4:3 Lalu datanglah si pencoba itu dan
berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya
batu-batu ini menjadi roti."
4:4 Tetapi Yesus menjawab:
"Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari
setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
4:5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota
Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,
4:6 lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau
Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis:
Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan
mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan
terantuk kepada batu."
4:7 Yesus berkata kepadanya: "Ada pula
tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas
gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua
kerajaan dunia dengan kemegahannya,
4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu
akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya:
"Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan,
Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan
lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.
Pengalaman puasa dan cobaan Yesus sejalan dengan
apa yang dialami bangsa Israel di padang (cf. Ulangan 8). Tapi kalau
mereka gagal, Yesus berhasil dalam ujian. Cobaan pertama adalah
memerintahkan batu menjadi roti (4:4) adalah cobaan bagi Yesus untuk
menggunakan kuasa diluar misiNya. Seperti yang dikutip dalam Ulangan
8:3 bahwa manusia tidak hidup dari roti saja tapi dari setiap Firman
yang keluar dari mulut Allah. Pencobaan kedua (4:6), Setan mengutip
Mazmur 91:11-12 (janji pemeliharaan Allah) dan menggunakannya dengan
salah, untuk mencobai Yesus. Sekali lagi Yesus menjawab dengan
mengutip Ulangan 6:16: “jangan mencobai Tuhan Allahmu.” Cobaan
ketiga dan yang terakhir adalah setan mendorong Yesus tunduk kepada
dia.gambaran yang kontras dalam 3:17. Dia harus tunduk dan menyembah
setan sebagai upahnya akan diberikan semua kerajaan dunia. Yesus
kembali mengutip Alkitab. Kali ini, Ulangan 6:13: “engkau harus
menyembah Tuhan Allahmu dan hanya kepada Dia saja engkau berbakti.”
Yesus tidak akan menyembah kerajaan dunia. Semua akan diberikan
kepadaNya pada waktunya ketika dipenuhinya misi Tuhan untuk
menderita. Yesus memberikan kepada kita teladan mengenal dan
mentaati Firman Tuhan sehingga kita taat pada Yesus dan menikmati
kemenangan dalam pertempuran kita melawan kuasa kegelapan (cf. 2 Cor
10: 5; Eph 6:17).
4C. KematianNya, KebangkitanNya, dan Pemberitaan Injil
24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah
perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih
bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada
tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan
kitab Mazmur."
24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka,
sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada
tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara
orang mati pada hari yang ketiga,
24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita
tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada
segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
Dalam ayat ini Yesus menyatakan bahwa
penderitaan dan kebangkitanNya dan pemberitaan injil keseluruh
bangsa ditulis dalam PL. Dan PL adalah Firman Tuhan bukan hanya
pikiran manusia maka harus dipenuhi.
5C. Kedatangan Kedua Kali, Penghakiman, dan PemerintahanNya
1D. Matius 24:30; 25:31-32
24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda
Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan
mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di
langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-
25:31 Apabila Anak Manusia datang dalam
kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan
di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada
seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing.
Bagian Alkitab ini didasarkan pada Daniel
7:13-14 dan Yesus mengerti kedatangan, penghakiman, dan
pemerintahanNya dalam terang nubuat Daniel tentamg “seorang seperti
Anak Manusia.” Sekali lagi kita menemukan Dia menggunakan Firman
untuk mendefinisikan baik pekerjaan dan cara kita sebagai pengikut
harus berpikir tentang Dia.
3B. Teladan dari Gereja Mula-Mula dalam Kisah Para Rasul
1C. Pembentukan dan Identitas Mereka
2:17 Akan terjadi pada hari-hari
terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan
Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan
perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat
penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat
mimpi.
2:18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku
laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu
dan mereka akan bernubuat.
2:19 Dan Aku akan mengadakan
mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di
bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap.
2:20 Matahari akan berubah menjadi gelap
gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari
yang besar dan mulia itu.
2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada
nama Tuhan akan diselamatkan.
Kutipan Petrus dari Yoel 2:28-32 menunjukan
bahwa dia mengerti asal dan identitas gereja menurut PL. Bagi dia
gereja adalah komunitas yang dibentuk oleh kedatangan dan karya Roh
Kudus yang dijanjikan. Meliputi pemberian karunia menagajar, tidak
hanya kepada beberapa orang pembicara dalam umat Tuhan, tapi bagi
pria dan wanita, orang merdeka dan juga budak. Semua akan menikmati
karunia ini kata Petrus, dan banyak yang akan menerima visi dan
mimpi. Karya baru dari Tuhan ini dalam pikiran petrus dihubungakan
dengan hari Tuhan dan waktu dimana orang yang memanggil nama Tuhan
akan diselamatkan.
2C. Persekutuan dan Berkat Mereka (Kisah 2:42; 17:11)
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan
dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti
dan berdoa.
Gereja mula-mula mempertahankan komitmen
pengajaran para rasul, karena mereka yang bersama dengan Yesus dan
sejak Pentakosta menunjukan kuasa karya Roh Kudus. Persekutuan
mereka satu sama lain ditunjukan oleh focus pengajaran rasul.
Dijelaskan kepada mereka siapa mereka sebenarnya. Pengajaran dari
rasul pasatu memasukan tradisi asal, pelayanan, kematian dan
kebangkitan serta kenaikan Yesus dari Nazaret juga arti keselamatan
dan hidup menyenangkan Tuhan. Kita juga harus memberikan diri kita
pada ajaran para rasul yang sekarang dalam bentuk Alkitab.
3:25 Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat
itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah
dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh
keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati.
Petrus, sebagai wakil gereja mula-mula mengerti
misi mereka sesuai dengan Kejadian 12:3; 22:18, dan 26:4 dan
perjanjian Tuhan dengan Abraham. Bagi saya Petrus pada saat itu
tidak benar-benar mengerti signifikansi tawaran injil secara
universal (see Kisah 10-11), dia mengambil petunjuk bagi misi gereja
dari tulisan PL ini. Lihat juga penggunaan Ulangan 18:15, 18-19
dalam Kisah 3:22.
3:19 Karena itu sadarlah dan bertobatlah,
supaya dosamu dihapuskan,
3:20 agar Tuhan mendatangkan waktu
kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu
sebagai Kristus.
3:21 Kristus itu harus tinggal di sorga
sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan
Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.
3:22 Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan
Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara
saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala
sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.
Kedatangan Kristus, tujuan gereja, dan
pengangkatan semua orang disebut pemulihan semuanya. Kata
“pemulihan” mengingatkan para nabi dan keselamatan eskatologi bangsa
Israrel (see Kisah 1:6; Jer 15:19; 16:15; 24:6; 50:19; Ezek 16:55;
Hos 11:11). Dalam rangka menjelaskan masa depan, Petrus melihat
Firman, dari nabi suci Tuhan.
Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik
hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka
menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari
mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu
benar demikian.
Orang Yahudi di Berea sangat dipuji oleh Lukas.
Mereka teladan karena mereka mendengar apa yang dikatakan Paulus dan
menerima berita injil dengan sangat, tapi kemudian mereka
membandingkannya dengan PL. Jika kita juga punya pikiran yang baik
maka kita juga akan menguji semuanya dengan Firman Tuhan.
4B. Teladan Para Rasul dan Gereja Mereka
1C. Otoritas Para Rasul
1D. 1 Cor 14:37-38/2 Petrus 3:16/Efesus 2:20
14:37 Jika seorang menganggap dirinya
nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa
apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.
14:38 Tetapi jika ia tidak
mengindahkannya, janganlah kamu mengindahkan dia.
Paulus dalam perselisihannya dengan orang
Korintus, lebih dari sekali mengingatkan mereka otoritas yang
diberikan Tuhan kepada dirinya dan mereka harus tunduk. Jika mereka
menolak otoritas pengajaran Paulus, mereka juga akan ditolak. Jika
kita menolak ajarannya, kita juga akan ditolak oleh Tuhan sendiri.8
Sebaliknya, mereka yang menyatakan diri berkarunia rohani, akan
mengenali otoritas yang diberikan Tuhan kepada Paulus; dia memang
jurubicara Tuhan bagi orang Korintus (2 Cor 5:20), penerima wahyu
yang baru (cf. Eph 3:5), dan juru bicara Tuhan bagi kita juga.
Pengajarannya dihargai oleh gereja sebagai Firman Tuhan.
2C. Penekanan Mereka akan Firman Tuhan
Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah
ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh
berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab
Suci.
Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya
mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman
Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia,
tetapi--dan memang sungguh-sungguh demikian--sebagai firman Allah,
yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya.
3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap
berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini,
dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.
3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil
engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu
dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus
Yesus.
3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah
memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk
memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia
kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. (cf.
Kisah 20:32).
1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu
yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan
lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa
menyelamatkan jiwamu.
1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku
firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian
kamu menipu diri sendiri.
1:23 Sebab jika seorang hanya mendengar
firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang
sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.
1:24 Baru saja ia memandang dirinya, ia
sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.
1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum
yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun
di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi
sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.
2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan,
segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan
fitnah.
2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang
baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang
rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
2:3 jika kamu benar-benar telah mengecap
kebaikan Tuhan.
Ada banyak teks lain yang bisa kita pilih
disini. Walaupun begitu ini sudah cukup untuk menunjukan Firman
Tuhan diberikan untuk memberikan kita kuasa, ketahanan, dan harapan
(Rom 15:4). Karya Tuhan dalam kita orang percaya dan memampukan kita
untuk meneladani karakter Tuhan didalam penyiksaan. (1 Thess 2:13).
Firman Tuhan juga mampu menyelamatkan kita, melatih kita dalam
kebenaran, dan mempersiapkan kita untuk masuk kedalam pelayanan bagi
Tuhan. Dengan kata lain, Firman Tuhan yang menyucikan kita, seperti
pada bangsa Israel, dan memperlengkapi kita untuk pelayanan (2 Tim
3:14-17). Yakobus juga berkata bahwa Firman menyelamatkan jiwa kita
dan harus ditaati kalau tidak ingin jatuh kedalam kegelapan rohani
dan penipuan. Tapi jika taat membawa berkat (Yakobus 1:21-25).
Akhirnya, melalui pernyataan Petrus bahwa Firman Tuhan
memberitahukan kepada kita siapa Tuhan. Hal ini tentu saja sesuai
dengan apa yang diajarkan Yesus (Yohanes 6:63; 17:17).
5B. Teladan Para Martir dalam Wahyu
1C. Wahyu 1:2, 9; 6:9, 20:4
Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang
kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah
dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang
mereka miliki. (6:9). The reader is encouraged to look up the
other verses listed here to see the pattern Yohanes was painting
for his readers.
2C. Wah 3:8, 10
“Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku
telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh
seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau
menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
3C. Kesimpulan
Maksud utama dari semua ayat ini adalah orang
Kristen bisa mengharapkan tantangan dalam menjaga Firman Tuhan,
seperti memegang Injil dan kehidupan yang menyenangkan Dia. Dalam
banyak kasus tantangan ini bisa membawa kematian, seperti yang
dijelaskan Yohanes. Sebaliknya Tuhan memerintahkan gereja di
Filadelfia untuk menjaga Firman Tuhan dan tidak menyangkal
Kristus.
6B. Kesimpulan dari Pengajaran Alkitab
Apa yang bisa kita simpulkan tentang kedudukan
Firman Tuhan dalam hidup orang Kristen dari penyelidikan yang
singkat ini? Ada beberapa hal: Itu menjelaskan keselamatan kita
dan bagaimana kita menjadi orang Kristen. Itu mengarahkan kita
pada identitas kita dalam Kristus dan Misi yang diberikan Tuhan
bagi kita. Itu memberikan berkat yang direncanakan Tuhan bagi kita
dan memberitahukannya. Itu menyediakan kuasa, ketekunan, dan
harapan dalam kehidupan Kristen untuk melayani dalam kerajaanNya
Semua ini bisa disimpulkan dalam 4 kata
penting: Pertama, kita bisa mengatakan bahwa Firman Tuhan
berotoritas dalam iman dan praktek. Ini adalah Firman Tuhan bagi
kita untuk menunjukan pada kita bagaimana hidup dalam persekutuan
dengan Dia dan menyenangkan Dia dalam hidup kita. Gagal mengenal
hal ini membawa penghakiman. Kedua, Kita bisa katakana bahwa
Firman Tuhan cukup untuk pengudusan kita dan pelayanan bagi Tuhan
(2 Tim 3:14-17). Ketiga, kita bisa katakan bahwa Firman Tuhan
perlu bagi keselamatan, penyucian, dan pemuliaan kita. Itu
diperlukan untuk semua pikiran dan tindakan dan tanpa itu kita
tersesat dalam kegelapan (Mazmur 119:105). Keempat, kita bisa
katakan bahwa walaupun ada kesulitan dalam menginterpretasikan
Firman Tuhan, sangat jelas mengajarkan tindakan penyelamatan dalam
Kristus dan kebutuhan kita untuk bertobat dan iman. Respon kita
kemudian terhadap otoritas, kecukupan, dan kejelasan, harus
dibaca, dipelajari, direnungkan dan didoakan serta dilakukan.
Tujuan utama kita adalah mengenal Dia melalui FirmanNya dan taat
apa yang diperintahkan, walaupun ada tantangan dari dunia dan
ibliss.
1 Tema anugrah Allah dalam memilih, memanggil, dan
menyelamatkan Abraham sangat jelas. Tentu saja kedaulatan
pengampunan, anugrah, dan berkat adalah tema utama dalam kitab
Kejadian, sebagai contoh, dalam syarat korban pengganti untuk
manusia (Gen 3:21) dan penyelamatan Nuh dan keluarganya. Terdapat
banyak kesamaan antara pemanggilan Nuh dan Abraham – kesamaan yang
menunjukan anugrah Tuhan dan kuasa FirmanNya dalam kehidupan mereka.
Dalam kedua kasus panggilan Tuhan datang ditengah-tengah penghakiman
dan melibatkan Tuhan berbicara kepada mereka (8:15; 12:1) dan
memanggil mereka keluar dari situasi mereka (8:16; 12:1). Sebagai
respon, keduanya memuji dengan mendirikan perahu (8:20; 12:7) dan berkat datang melalui Firman, sekarang ditulis bagi kita (9:1, 9;
12:1-3).
2 Bagian ini bisa diambil secara kolektif untuk menunjuk
bangsa keseluruhan atau sendiri untuk menunjuk Mesias. Keduanya
sama. Dalam pelayanan kepada non yahudi, juga merupakan tanggung
jawab orang Yahusi – tanggung jawab yang hanya dilakukan oleh Yesus
sebagai Yahudi secara keseluruhan (Lukas 2:32) dan dinyatakan oleh
Paulus dan diambil sebagai mandat (Kisah 13:46-47). Siapapun yang
memiliki pengetahuan akan Tuhan harus membagikannya, jangan
menyembunyikannya (Matt 5:14-16).
3 Gambaran “berjalan” mengambil ide hubungan yang dilihat
dalam cerita patriarchal. Enoch, Nuh dan Abraham semua berjalan
dengan Tuhan (Gen 5:22; 6:9; 17:1). Disini dikatakan bahwa Tuhan
berjalan bersama diantara umatNya. Kita bisa pikir Kristus yang
sudah dimuliakan berjalan diantara gerejanya dalam Wahyu 2-3.
4 Imamat 26 bisa disingkat (1) berkat (26:3-13); (2)
kutukan “7 kali lipat” (26:14-39), dan harapan pemulihan (26:40-45).
Berkat termasuk hujan, tanah yang baik dan kondisi pertumbuhan,
damai, dan kehadiran Tuhan diantara mereka. Kutukan termasuk hasil
yang buruk, hama, kekalahan dalam perang, binatang liar, perang,
penyakit, dan akhirnya pembuangan.
5 Untuk diskusi singkat akan gelar “Anak Manusia” hubungi,
I. H. Marshall, “Son of Man,” in Dictionary of Jesus and the
Gospels, ed. Yoel B. Green, Scot McKnight, and I. Howard
Marshall (Downers Grove, IL: InterVarsity, 1996), 775-81.
6 Untuk diskusi lebih lanjut tentang pandangan Kristus
terhadap Alkitab lihat Yohanes W. Wenham, “Christ’s View of
Scripture,” in Inerrancy, ed. Norman L. Geisler (Grand
Rapids: Zondervan, 1980), 1-36.
7 Lihat diskusi kita pada IA. 2B. 1C.. 1D
8 Dalam 14:38 maksud Paulus mungkin mereka yang tidak
mengakui otoritasnya akan dibiarkan oleh Paulus, anggota gereja
Korintus, gereja lain, bahkan mungkin Tuhan.
PERTANYAAN
BAGAIMANAKAH KEDUDUKAN ALKITAB DALAM KEHIDUPAN ANDA SELAMA INI?
Kirimkan jawaban anda ke
tu@sttak.net